“Pak, masukin.pak” Diana memohon. “Puas mas ?, aku puas sekali”. Bokep Montok sewaktu pelincir menetes diperutnya. Aku arahkan prop USG tepat di jantungnya, dgn pembesaran 200 X, aku mulai “membaca” ruang- ruang jantungnya. Kenapa istimewa, karena kalau untuk USG bayi dalam kandungan, wajah bayi pun bisa nampak seperti foto, juga untuk USG alat-alat dalam yg lain, baik itu ginjal, jantung, pembuluh darah yg besar, maupun ovarium dari seorang perempuan. “Aduh, sekarang dia panggil aku Mas,
padahal aku bossnya, belum lagi kalau dia hamil” Kali ini, sungguh sulit aku klimaks, konsentrasi aku buyar total, setelah Diana memanggil aku dgn sebutan “Mas”, aduh aku ini boss-nya. “Rugi, kalau aku tak klimaks” pikir aku. Tapi “what the hell, what will be, will be”. Aku letakkan prop USG tersebut, sekarang yg memeriksa jantungnya adalah tangan kanan aku di buah dada kirinya. Setelah dia agak tenang, aku baru kembali memompanya, terasa agak kering sekarang




















