Erwin mulai memompa dengan cepat, aku menutup mulutku dan mataku rapat tidak ingin bersuara dan melihat.Bobi, “Van keluarkan saja suara lu, akan lebih enak, jangan di tahan-tahan dunk, hehe”
Gazali, “iya Van, seperti gini Van, ahak ahak ahak!, hahaha!”
Dodi, “mata tidak sah di tutup juga dunk, matamu cantik banget sayang kalau di tutup, hihi.”
Mereka tertawa-tawa mengejekku sambil menggerayangi tubuhku. dan dengan cepat langsung aku telan semua, karena kehabisan nafas. Vidio Porno “hebat lo win, cuit cuit!”, sorak teman-teman Erwin. “Hahaha 1 foto saja size-nya saja 5Mb, gila jelas banget nih foto, siapa gak kenal kalau gini?”, kata Anton. “HAHAHAHAHHAHA!!”, tawa mereka kembali terdengar di ruangan. sluurrpp Ahhh segar!! ppuass!”
Kembali mulutku di penuhi peju, setelah aku menelannya, aku rasa ini akan berakhir. kutemukan di kantin tadi nih, tak kira punya Vany”, kata Erwin.




















