Aku pun merasakan nikmat yang luar biasa. Kebanggaan? Bokep Mama Aku melambai pada rekan-rekannya. “Kamu selingkuh juga.” Jawabku asal-asalan. Padahal diproyeksikan untuk menjadi calon presiden. Aku rasakan kepala kemaluanku mulai masuk perlahan, kutekan lagi agak perlahan, kurasakan sulitnya kemaluanku menembus lubang kemaluannya. Dia telah semakin akrab denganku. “Emang mau?”. Lalu kami pun menuju mobilku. Aku cium kening Mikha terlebih dahulu, kemudian kedua matanya, hidungnya, kedua pipinya, lalu bibirnya. Aku menyalakan tape mobilku. Jangan didiemin aja.”
“Gimana caranya?” Tanyanya polos. “Biarin Mas, daripada besok dikuasai partai lain?”. Mikha cuma mengangkat tinjunya, tapi matanya kulihat mengedip. Kami terkulai lemas berdua, sambil berpelukan. Perlahan menunduk. Jangan didiemin aja.”
“Gimana caranya?” Tanyanya polos. Eh dia lebih galak.”
“Dibalas lagi dong. Waktu teriak, ikutan teriak. “Mas, Mas wartawan ya?” katanya kepadaku. Aku mengambil rokok dari saku depan kemejaku, menyalakannya.




















