Bicara apa? Ada cairan putih di celana dalamku.Di kantor, aku masih terbayang-bayang wanita yang di lehernya ada keringat. Bokep Cina Dadaku mulai berdegup lagi. Bau tubuhnya tercium. Aku dipermainkan seperti anak bayi.Selesai dipijat ia tidak meninggalkan aku. Masih ada esok. Apa yang aku harus bilang, lho tadi kedip-kedipin mata, maksudnya apa? Ah. Duduk di tepi dipan. Ia menyenggol kepala juniorku. Masih melongo.“Itu jendelanya dirapetin dikit..,” katanya lagi. Nampak ada perubahan besar pada Wien. Ia menurunkan sedikit tali kolor sehingga pinggulku tersentuh. Ciut. Masih melongo.“Itu jendelanya dirapetin dikit..,” katanya lagi. Atau jangan-jangan ia juga disuruh ibunya bayar arisan. Perempuan paruh baya itu pun masih duduk di depanku. Toh, si setengah baya itu pasti sudah lebih dulu tiba di salonnya. Ke bawah: Tidak. Aku perhatikan ia sejak bangkit hingga turun.




















