Mr. Bokep Korea Phong lainnya jadi bertanya-tanya tentang siapa aku sebenarnya.“Mr. Aku akan sangat kecewa sekali jika kamu tidak datang ke pesta pernikahan anakku yang juga adalah ponakanmu sendiri,” ujarnya sambil memeluk diriku kuat-kuat.Akupun tersenyum sambil menyatakan bahwa aku tak mungkin menolak undangannya, apalagi untuk menghadiri pesta pernikahan putrinya yang sudah aku anggap seperti saudara sendiri. Beberapa menit kemudian mobil berbelok ke kiri memasuki sebuah rumah yang cukup besar dan mewah.“Sandy, kita sudah sampai. Ayo kita turun, Mr. Phong. Sesampai disana, ternyata sudah disiapkan tempat VIP untuk kami berdua sekaligus beberapa jenis minuman dengan merek terkenal sudah ada di meja kami. Sebagian pakaiannya telah copot dari tubuhnya, dan sejumlah uang serta perhiasan miliknya juga sudah dikuasai pemuda tanggung itu.Dengan ilmu bela diri yang aku miliki, akhirnya aku berhasil menggagalkan upaya pemerkosaan dan perampokan itu, sementara pelakunya aku serahkan kepada polisi untuk diproses.




















