gak ada rasanya. Kami mempercayakan rumah kepada mereka jika kami pergi kerja. Bokep Live waktu itu memang saya salah,, saya tergesa gesa saat itu, jawabku. Lalu ku jawab.. Lalu aku pulang diantarkanya dengan mobilku. Jika ia pulang sore harinya,aku merasa ada yang hilang dalam hidupku. Dalam rumah itu hanya ada dipan beralaskan tikar dan sebuah bantal. saat itu aku sebelumnya hanya berpakaian kantor. Hatiku slalu terbayang wajah Pak Rojak. Bukan materi yang aku kejar pada dirinya, namun karena sikapnya yang santun thdp aku. Suatu saat aku pulang kantor dan mau kerumah, aku tanpa sengaja menyerempet sebuah sepeda yang dikemudikan oleh seorang pria paro baya. Perasanku kepada Mas Hendra biasa saja.




















