Aku berjalan lunglai dari ruangan karyawan, bingung memikirkan nasibku besok, saat kulihat Rosmeri sudah menungguku di ruang tunggu“Gimana Sis? Bokep Japan Kubuka mataku pelan-pelan.“A-apa?” tanyaku berdebar-debar.“Mas Tono pegal-pegal nih, kamu pijitin sebentar yah!” pintanya.“Kamu nggak kepanasan? Tp aku tetap diam. Tp tiba-tiba langkahku terhenti saat tangan manajerku menahan pundakku.“Terima aja Sis, kamu kan lagi butuh uang, lagipula mereka nggak begitu jago kok..!” ujar manajerku berusaha membujuk.“Tp Pak..!” jawabku dgn nada bingung, sebenarnya aku mulai tertarik untuk memenuhi tantangan mereka, dgn harapan aku bisa memenangkan seluruh game, lagipula aku benar benar membutuhkan uang tersebut.“Sudahlah.! Beberapa saat kemudian aku terhentak ketika secara tiba-tiba Mas Tono membalikkan tubuhnya.“Sekarang yg ini!” katanya sambil menunjuk k0ntolnya.Karena aku ingin ini segera berakhir, tanpa banyak bertanya langsung saja kulakukan perintahnya. Hh..!” desahku lirih.Aku memejamkan mataku, merasakan getaran yg mulai menjalari seluruh tubuhku, saat pemerkosaku menghentakkan tubuhnya dgn makin cepat, membuat aku mulai terangsang saat itu,




















