Pagi ini semua berlangsung seperti biasa, hanya aku dan Jenny saling tersenyum penuh arti kalau tanpa sengaja kami beradu pandang ataupun bersenggolan tangan. Bokep Korea Tanpa berkata apa apa aku mengambil celana dalamku dan mengenakan di tubuhku menutup liang vaginaku. “Apa sih El?”, tanya Jenny heran. Bahkan ia memajukan tubuhnya hingga tusukan penisnya makin terasa saja. Ya.. Kini aku dan Jenny sedan ada di dalam kelas, dan 30 menit lagi adalah waktunya istirahat ke 2. Untung lantai WC ini kering, jadi aku tak perlu mengkuatirkan rok seragamku akan basah. Aku menyeka bibir liang vaginaku dan sekitarnya yang belepotan sperma dan cairan cintaku. Dengan pandangan benci aku menatap pak Edy. “Iya pak”, jawabku dengan malas, tapi aku berusaha tetap terdengar sopan.Sebal sekali aku melihat senyuman liciknya, dan aku segera menuju ke kantin, dan memang aku jadi kehilangan mood untuk bercanda dengan Jenny ataupun Sherly, tapi aku berusaha untuk tetap




















