Melihat ada lampu hijau, aku mulai lebih berani, kadang merangkul dia, kadang menyandarkan badan ke badan dia dan dia tetap santai. Di sepanjang jalan aku ajak ngobol dia, tapi memang dasar judes,, dia selalu menjawab dengan jawaban “Ya”atau “kadang” atau “tidak” dan “hmm”. Bokep indo viral ahhhhhh.. Dia mengatakan bahwa dia tidak pantas melakukan itu padaku karena aku adalah suami orang. Ada yang pengen aku omongin nih..” ucapku. Dalam mobil kami ngobrol sambil meletakkan tangan di pahanya dan aku minta ijin untuk mampir ke apartment dulu dan dia setuju. aku mau sampe….” Kataku. Kebetulan aku lagi BT banget nih, pengen..” kataku dengan wajah galau. Dikantor pun jika aku ke kantornya untuk meeting kami bertemu tapi biasa saja (tapi dia sudah tidak judes lagi padaku), walaupun dari sorot matanya aku dapat menangkap signal-signal sayang, sehingga aku lebih banyak diberikan kemudahan2 di kantornya




















