Kebetulan ortu nya sedang tidak ada.“Terima kasih udah jemput.” Kataku setiba di rumahnya.“Sama-sama.” Jawab Damar, mantanku.Aku duduk di sofa ruang tamu yang sepi.“Be, kamu ga kangen ma aku ya?” Kata Damar tiba-tiba, sambil duduk disebelahku dan merangkulku.“Nggak.” Jawabku singkat.“Uufttt, kamu selalu begitu.” Damar manyun.“Be, aku kangen ngesex sama kamu.”“yang kamu kangenin cuma ngesex doang? Vidio Sex tapi selalu meleset. Itu aja?” Kataku.“Gak lah Be. Kenapa nggak aku terima saja ajakannya.Akhirnya entah dari mana awalnya, aku dan Damar sudah berciuman. Damar tak sabar, dia membalikkan posisi dengan aku dibawah. Aku kangen semuanya dari kamu. Dan lancar.Mmmmpppphhhh nikmat banget rasanya, tapi kali ini Damar mempercepat kocokannya. bikin perasaan nyaman.“Cewek kamu kemana?” Ku alihkan pembicaraan.“Dia baru keluar kota, urusan kerjaan.” Jawabnya.“Ooo.” Jawabku singkat.Damar menciumi telinga dan leher ku, dia berusaha merangsang ku.“Be, yuk kekamar.” Ajak Damar.“Untuk berapa lama?” Tantangku.“Ya sebentar aja, ntar keburu ada temen-temen.” Jawabnya.dengan santai aku berkata“Hmmm, Mar, aku




















