Ah, obsesiku tercapai…dulu aku hanya bisa berkhayal, sekarang, tubuh Firda terpampang dihadapanku. Bokep Arab Firda segera mengubah posisi duduknya dan…ceeerrrrrr……pejuhku meleleh. Ternyata CD Firda ketinggalan di kursi yang tadi didudukinya waktu sedang aku jilat memiawnya. Tolongin aku, gak lama kok, paling sepuluh menit,”aku berusaha merayunya.“Gila kamu ya!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”Linda protes sambil melotot. Firda memandang wajahku dengan wajah pucat. Ya, Rika seorang wanita yang mungil. Ya, tongkolku dihisap Firda. Aku pun menceracau, tapi Firda tidak menanggapi omonganku.“Oh…Liiiinnn….kamu kok mulus banget siiiihhh….”aku terus menceracau. Aku pun teringat Firda, sahabat istriku. “Aku gak minta kamu untuk melakukan hal itu. Kuhampiri Firda, kubelai tangan dan rambutnya. Tak kusia-siakan lendir yang meleleh itu. Panik. Pantatnya tersentak keatas, mengikuti irama permainan lidahku.Hmmm…nikmat sekali.




















