dua rim kertas kuarto mendarat di atas meja. biar gue pake kunci cadangan.”Pelan-pelan, Nick melangkah ke luar dari kamar Susan. Bokep Montok Ia berpikir apakah terlalu kejam untuk meminta Susan tetap menjadi temannya, setelah apa yang Ia perbuat malam ini.“Gue pergi Sue,” Nick akhirnya berkata. Gubrakkkkkkk!!!!! Memang temannya itu punya kebiasaan dan hobi yang nyentrik, tapi Nick tahu Ia bisa diandalkan sebagai teman. Bukan dia yang setiap malam dibayangkan Nick berbaring di sampingnya. Tessa berhasil memaksakan seulas senyum getir.Lift sampai di lantai dasar.Pintunya membuka, kerumunan orang berdesakan keluar. Nick sedikit membungkuk, berbisik lembut di telinga Susan.“Bad girl, are you trying to tease me??”“Hmm…… I’m trying Nick, you know I want you,” bisik Susan.“Guess you’ve made it, Sue.”“Really??” tanya Susan penasaran.Tangan kirinya menghilang ke bawah, ke arah selangkangan Nick.




















