Tapi aku biasa memanggilnya om Surya karena dia merupakan teman ayahku, penampilannya jauh dari pekerjaan sales apalagi dia begitu tampan orangnya.Bahkan aku sering bersikap manja padanya layaknya pada ayahku sendiri, dan diapun begitu sayang padaku. Aku tahu kalau dia malu dan aku juga tidak berani memulainya terlebih dahulu.Ayah seringkali istirahat di rumah ketika hari beranjak siang dengan mobil salesnya dia bawa juga temannya. Vidio XNXX sudah lama sayang nunggunya..” Suara wanita mengejutkan aku dan dia langsung saja menghampiri om Surya lalu menciumnya “Waaah.. aaahhhhh…” Om Surya tersenyum lalu dia berbisik sambil terus mengesekkan kontolnya pada memekku “Linda sudah pernah mencoba ini..” Aku mengeleng sambil menjawab “Nggak..Linda liat di video om..” Dia tertawa lirih dan berhasil menancapkan kontolnya.Kedalam memekku akupun kembali berteriak “Oooouuggghh… omm… aaaagggggghhhh… aaaaagggghhhhh ….. aaaaahhhhh…. aaaaahhhhh…. Senangnya hatiku meskipun aku tahu semua itu hanya untuk membuat wanita itu cemburu.




















