Tapi tidak, tidak. Bokeb Mas mau bersih-bersih dulu nih terima kasih yaa..”, aku berkata terus terang. Aku semakin cepat bergerak, dengan nafas yang tak kalah menggebunya. Ketika pesawat dengan lancar melakukan take-off, sejenak kemudian ia merebahkan kepalanya di dadaku.“Nia tidur yaa.. Mas.. Kalau hal itu elu sebut ‘affair’, tapi elu janji yaa.. Rasa geli yang minta digaruk. En, dia memang kakakku yang baru datang dari Malang..”.Tania terpaksa sedikit berbohong kepada temannya mengenai siapa ‘kakaknya’ itu. tetapi rasa rinduku yang menggebu-gebu mengalahkan segalanya.Ketika Tania hendak mulai memejamkan matanya, tiba-tiba terdengar ketukan di pintu kamarnya.“Siapa..?”, ujarnya sedikit malas.“Nia, ada telephone untuk kamu di depan”, ujar suara Eni teman kostnya dari balik pintu.“Dari siapa..?, Tania bertanya lagi.“Nggak bilang namanya, cuman katanya dari kakakmu, tapi suara cowok, kakak yang mana sih..?, temannya menjawab dengan penuh selidik.Tania bergegas bangkit dari ranjangnya, ia tahu persis siapa ‘kakaknya’ itu.




















