Tapi yang kurasakan kemaluannya cukup legit juga.Kami lalu membersihkan diri di bak mandi sambil menyemprotkan air hangat. Film Porno Aku tidak berminat untuk mengikuti terus rombongan, karena perjalannnyanya bakal cukup jauh.Aku berdua dengan temanku yang biasa kupanggil Bode, karena bahasa daerahnya dia biasa dipanggil La Bode. Sekitar 1 jam aku mengajak Bode untuk kembali ke bus kami.Bus kami ternyata tidak ada di tempat. Eh bener juga karena nggak lama kemudian keduanya menoleh kebelakang dan tersenyum ke kami.Nah setengahnya kurang yakin karena kami tidak bisa bahasa Mandarin, lantas bagaimana caranya “menghasut” cewek agar bisa kami “bawa”. WCnya jorok banget, tapi apa boleh buat sudah tersesak berat akhirnya kami tambahin kejorokan WC itu dengan memancurkan air seni.Lega rasanya, tinggal satu persoalan lagi, bagaimana caranya mencari taksi dan kembali ke hotel. Dia diam saja. Strateginya mengajak kedua cewek itu untuk berdisco nanti malam di hotel Ini.




















