Sambil menunggu pesananku, kuamati pemandangan sekeliling warung itu.Warung tempat kuberteduh terlihat sangat rapi dan bersih, walaupun ukurannya kecil. Bokep Arab Emm, gimana kalau saya kasih alamat saya, ini kartu nama saya dan kalau boleh Mbak berdua tulis
namanya disini ya,” kusodorkan selembar kartu namaku sekaligus meminta mereka menulis namanya dibuku
saku yang kubawa.“Oh Mas Andy toh namanya. Keduanya langsung duduk dibangku panjang tepat di depanku.“Ini Dik kopi susunya, apa nggak sekalian pesan sarapan Dik?” ibu pemilik warung membawakan pesananku.“Makasih Bu, ini saja cukup. Susu baru buatan lokal tapi oke punya. “Ayo Lin, kamu duluan.. Aku pingin seperti Maya Masshh.. Wah tubuh mereka nampak masih terawat, mungkin karena lama
menjanda.Sebelum melanjutkan permainan tadi, kuputar lagi lagu Katon Bagaskara dengan volume agak keras supaya
suara kami tak terdengar keluar.












