Mau sekolah nggak?” tanyaku.Dia rupanya kaget saat kutanya begitu.“Eh.. Bokep Cina yaa Fiitt..”“Aaahh.. Khan jorok,” pancingku.“Lho, kata Mas kalau sayang kan nggak jijik.”“Tadi pipis Mas gimana rasanya? Aku agak heran dia kok jadi pendiam gitu ya. Mas juga nggak mau dgn orang lain selama ada Fitri.”Dia memelukku lama sekali. Mungkin karena kurang leluasa, Fitri mulai menurunkan celana pendekku dgn CD-nya sekalian. Kusentuh lagi.“Aacchh.. Susunya bulat. Rasanya asin semu manis gurih dan agak sepet. Susunya bergoyang-goyang. Biasanya setiap aku pulang dari pasar, dia sedang mencuci baju di sumur. Suaminya meninggal tertabrak mobil 2 tahun yg lalu saat usia perkimpoian mereka sekitar 6 bulan.Penasaran kuintip lewat celah-celah bilik bambu. Dan kulihat ada bercak-bercak kemerahan di dipan Fitri dekat selangkangannya.“Fiitt..




















