Setelah itu, Nyonya Hana pergi entah kemana. Bokep Aku benar-benar merasa seperti di neraka. Meskipun bukan jalan raya besar, jalan raya itu cukup ramai dengan kendaraan yang lalu lalang. Sejak berusia 16 tahun aku merasakan bahwa aku mempunyai perilaku seks yang menyimpang. Aku hanya dapat mengerang kesakitan dan memohon belas kasihan Nyonya Hana.Setelah sebagian besar tubuhku tertutup lilin panas yang mengering, Nyonya Hana kemudian melepaskan ikatan kedua kakiku. Tidak dapat dielak lagi, cairan lilin panas itu menghujani daerah anusku dan sebagian masuk ke lubang anus.Kali ini aku tidak hanya berteriak tapi juga membentur-benturkan pantatku ke tempat tidur untuk menahan sakit. Nyonya Hana lalu menyuruhku untuk memasuki ruang belakang. Karena Nyonya Hana adalah majikanku dan aku adalah ‘BUDAK’-nya. Rasanya sakit sekali.




















