Aku dipaksa untuk menikmati perlakuan Pak Tommy, walaupun sesungguhnya aku enggan. cairan putih hangat masuk seluruhnya ke mulutku. Bokep India Kali ini tidak terlalu sakit… justru anehnya, akupun mulai menikmati permainan pak Muklis.Pak Muklis menarik penisnya, lalu menarik kepalaku mendekat kearah penisnya. selama ini bapak cuma mbayangin ngentu mbak Vania Angel… impian bapak jadi kenyataan”“Pak Muklis, ini uang buat pak Muklis” Pak Tommy mengeluarkan uang seratus ribuan dan diberikan pada pak Muklis.“Syaratnya, pak Muklis harus tutup mulut tentang rahasia di kantor ini… ya, sekarang, pak Muklis boleh nikmatin mbak Vania Angel sepuasnya.“Siap bossss” kata pak Muklis.Pak Muklis mendorongku ke sofa di ruang Pak Tommy. Sisa-sisa sperma yang ada di lantai dan sofa pun harus kujilati pula.Semua adegan itu direkam oleh Pak Tommy.




















